Gotong Royong Kebersihan

GEBERMAS (Gerakan Bersih-bersih) MAN 1 Siak di Musolla Al Iklas Kecamatan Siak

10 Agustus 2026 08:31 – 10:59 WIB Musolla Al Ikhlas Kecamatan Siak 20 peserta
Laporan kegiatan telah dipublikasikan
Dokumentasi kegiatan GEBERMAS (Gerakan Bersih-bersih) MAN 1 Siak di Musolla Al Iklas Kecamatan Siak

Ringkasan Kegiatan

MAN 1 SIAK BERSIH-BERSIH Mushalla Al Ikhlas Dalam rangka Gerakan Bersih Masjid (GEBERMAS) Serentak Seluruh Indonesia MAN 1 Siak melaksanakan kegiatan bersih-bersih Mushalla Al Ikhlas, Kecamatan siak yang melibatkan 20 siswa kelas XI, serta 2 orang guru dan masyarakat setempat. Kegiatan dilaksanakan secara gotong royong, kolaboratif, dan terkoordinasi, diawali dengan briefing, penyampaian rencana kegiatan dan pembagian tugas, dilanjutkan dengan pelaksanaan pembersihan, serta diakhiri dengan evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan meliputi ruang utama mushalla, jendela, karpet/alas shalat, mimbar, rak Al-Qur'an, pembatas, langit-langit, teras, tempat wudu, toilet, halaman, pekarangan, serta lingkungan sekitar mushalla. Peserta juga melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan berlangsung lancar, tertib, dan sesuai rencana. Kolaborasi antara siswa, guru, pengurus mushalla, dan masyarakat menghasilkan lingkungan mushalla yang lebih bersih, rapi, nyaman, dan tertata, sekaligus memperkuat silaturahmi, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong antara madrasah dan masyarakat sekitar.

Cerita dari Lapangan

GEBERMAS MAN 1 Siak: Bersih Mushalla, Eratkan Silaturahmi Suasana kebersamaan terasa di Mushalla Al Ikhlas, Kecamatan siak, saat 20 siswa kelas IX, serta 2 orang guru dan masyarakat setempat bergotong royong dalam kegiatan Gerakan Bersih Masjid (GEBERMAS). Peserta bahu-membahu menjadikan kebersihan mushalla sebagai tanggung jawab bersama. Before (Sebelum Kegiatan) Sebelum kegiatan dimulai, beberapa bagian mushalla dan lingkungan sekitarnya masih memerlukan pembersihan dan penataan. Ruang utama, jendela, karpet atau alas shalat, rak Al-Qur'an, pembatas, langit-langit, teras, tempat wudu, toilet, halaman, pekarangan, dan lingkungan sekitar menjadi sasaran yang perlu mendapat perhatian. Proses Kegiatan Kegiatan diawali dengan briefing, penyampaian rencana dan pembagian tugas. Setelah itu, siswa, guru, pengurus mushalla, dan masyarakat bergerak bersama membersihkan berbagai bagian mushalla. Siswa turut mengambil peran dalam membersihkan ruangan dan lingkungan, sementara guru, pengurus mushalla, dan masyarakat mendampingi serta bekerja bersama dalam suasana penuh kekeluargaan. Kegiatan juga diisi dengan pemilahan sampah organik dan anorganik. Daun dan rumput dipisahkan dari plastik serta sampah kemasan, sehingga lingkungan mushalla tidak hanya bersih, tetapi juga lebih tertata dalam pengelolaan sampahnya. After (Setelah Kegiatan) Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, terlihat perubahan nyata. Mushalla Al Munawarah menjadi lebih bersih, rapi, nyaman, dan tertata, sementara halaman dan lingkungan sekitarnya tampak lebih terawat. Kegiatan kemudian ditutup dengan evaluasi untuk memastikan seluruh sasaran telah dikerjakan dengan baik. Seluruh rangkaian berjalan lancar, tertib, dan sesuai rencana. Dampak Kegiatan GEBERMAS di Mushalla Al Ikhlas tidak hanya menghadirkan lingkungan ibadah yang lebih nyaman, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bagi siswa untuk menumbuhkan gotong royong, kepedulian, disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran menjaga lingkungan. Yang lebih bermakna, kegiatan ini mempertemukan madrasah, pengurus mushalla, dan masyarakat dalam satu gerakan kebaikan. Dari kebersihan mushalla, tumbuh silaturahmi; dari gotong royong, lahir kepedulian. Mushalla bersih, ibadah nyaman; bersama masyarakat, kebaikan menjadi lebih bermakna.

Hasil Kegiatan Bersih-Bersih

10
Kg Sampah
Terkumpul
600
m²
Area dibersihkan
20
Peserta
Terlibat kegiatan

Pengelolaan Sampah

Sampah organik 8 kg
Sampah anorganik 2 kg

Dalam kegiatan bersih-bersih Mushalla Al Ikhlas, siswa/ siswi dan majelis guru MAN 1 Siak melakukan pemilahan sampah. Sampah organik seperti daun dan rumput dipisahkan dari sampah anorganik seperti plastik dan kemasan. Sampah kemudian dikumpulkan dan ditata sesuai jenisnya untuk memudahkan pengelolaan lebih lanjut. Kegiatan sederhana ini menjadi wujud kepedulian bersama terhadap kebersihan mushalla dan kelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara madrasah dan masyarakat.